cantiknanmerdu.blogspot.com

cantiknanmerdu.blogspot.com

Cara membuat pakan ciblek dan pleci gacor

Semua pecinta Burung Kicau tanpa terkecuali pasti sangat menginginkan kicauan asuhannya menjadi burung yang gacor atau rajin berkicau di setiap waktu, dan hal inilah yang membuat anda rela menghabiskan waktu untuk melakukan perawatan dan memanjakan sang burung, hingga mungkin istri, pasangan atau pacar anda merasa cemburu dengan momongan anda.


Realita nya rata-rata semua burung pasti akan gacor (rajin berkicau) jika sudah mapan, dalam arti mapan umurnya, mentalnya, birahinya dan memiliki kondisi tubuh yang fit serta sehat, da darin setiap burung juga memiliki katuranggan yang berbeda-beda, ada yang  memang trah juara maupun tidak.

Pada umumnya sifat dari obat gacor atau suplemen burung adalah berisi vitamin yang membuat burung jadi fit dan juga meningkatkan staminanya. nah pada kali ini kami akan memberikan tips untuk cara membuat pakan untuk burung pleci gacor dan ciblek gacor dengan mudah.

Lalu, bahan apa saja yang di pelukan?
  • 1 sachet susu bubuk.
  • 1 butir kuning telur mentah.
  • 3 butir minyak ikan.
  • 3 sendok madu asli.
  • Voer lembut secukupnya
  • Dan tepung jangkrik seperlunya.
Cara membuat pakan Pleci dan Ciblek adalah:
  • Siapkan  baskom atau wadah untuk pengadukan.
  • Masukkan kuning telur, 3 butir minyak ikan dan 3 sendok madu asli.
  • Kemudian masukkan pula Voer lembut secukupnya di tambah sedikit tepung jangkrik.
  • Aduklah semua bahan tersebut hingga tercampur dan benar-benar rata.
  • Lalu kering kan adonan tersebut dengan di jemur di bawah matahari atau bisa menggunakan oven.
  • Setelah adonan menjadi kering, maka bisa di haluskan dengan cara di tumbuk atau yang lainnya.
  • Dan pakan siap untuk di hidangkan.
Sebenarnya cukup mudah kan?? sobat bisa mencobanya di rumah, dan mungkin sobat bisa menuangkan ide atau bereksperimen dengan menambahkan bahan lain seperti tepung kacang kedelai, wolfberry, jahe dan sebagainya seperti yang di lakukan oleh para juara yang memiliki racikan rahasianya.

Beberapa jenis burung Prenjak yang populer di pasaran

Dahulu sering kita temui atau kita dengar kicauan dari burung kecil di pekarangan rumah, di perkebunan, di sawah-sawah dan lain-lain.. Bunyi yang nyaring, lumayan keras dan sangat khas.. Dahulu juga kicauan dari burung ini,khususnya jenis prenjak kebun atau prenjak kepala merah atau juga prenjak tilek ini menurut orang tua jaman dulu, jika burung itu berbunyi maka akan ada tamu yang akan datang ke rumah... yah.. percaya ga percaya sih...

Kali ini saya akan mengulas tentang jenis-jenis burung prenjak yang banyak di pelihara oleh sobat Burung kicau di manapun berada.Namun saya sedikit kesulitan karena burung mungil ini mempunyai nama yang berbeda-beda di tiap-tiap daerah.

Burung Prenjak atau Ciblek (jawa) atau Cinenen (sunda) atau Cici (betawi) atau pun yang lainnya ini mempunyai dua keluarga,yaitu keluarga Cisticolidae dan Sylviidae.

Di alam liarnya makanan burung kecil ini adalah serangga-serangga kecil seperti capung, belalang, jangkrik, ulat, laba-laba kecil dan lain-lain...

Berikut adalah jenis-jenisnya yang populer:
  • Prenjak kebun atau prenjak kepala merah atau prenjak tilek.
    Burung inilah yang jika di temui sedang berkicau, maka di percaya memberi isyarat bahwa akan kedatangan tamu layaknya kupu yang masuk ke dalam rumah.

  • Prenjak sawah atau prenjak klik-klik.
    Burung ini sering di temui di pesawahan, padang rumput dan semak belukar.Kicauannya sangat khas yaitu berbunyi klik..klk..klik.. dan bisa berdurasi sangat panjang.Sehingga burung ini di namai dengan prenjak klik-klik.

  • Prenjak Alang-alang.
    Prenjak ini hampir mirip dengan prenjak gunung akan tetapi ukuran tubuh prenjak alang-alang lebih kecil dari prenjak gunung.Karakter suaranya pun hampir sama dengan prenjak gunung cuman mentalnya lebih jago prenjak gunung.

  • Prenjak Cokelat atau prenjak tebu.
    Burung ini sekilas mirip prenjak sawah,akan tetapi ada perbedaan di sekitar dadanya yakni warnanya putih kekuning-kuningan.Sedangkan prenjak sawah dadanya putih bersih.

  • Prenjak Putih atau Ciblek jawa.
    Memiliki warna bulu abu-abu pada bagian tubuh atas,yang di kombinasi dengan dua garis putih di kedua sayapnya,prenjak ini perutnya ada yang warna putih (ciblek kristal),ada juga yang warna kuning (ciblek semi).

  • Prenjak gunung atau Ciblek gunung (cigun).Prenjak jenis ini hanya terdapat di pegunungan sehingga di beri nama prenjak gunung,burung yang mempunyai suara ngerol dan tembakan rapat ini mempunyai ciri rwarna bulu coklat kekuning-kuningan, dengan di domonasi belang-belang di atas kepala hingga ke lehernya.

Mengenal Burung Ciblek jawa (jantan dan betina)

Burung Ciblek ini dulu sering terdengar kicauannya di pekarangan rumah,perkebunan dan persawahan.Akan tetapi banyaknya perubahan dan pembangunan,dan juga maraknya perburuan,burung yang bernama latin Prinia Familiaris ini juga biasa di sebut dengan burung Prenjak jawa.Burung ini mempunyai karakter suara yang sangat rapat,nyaring,dan tajam.Sehingga para Burung kicau lovers menyebut kicauannya dengan istilah Ngebren.

Burung yang masih termasuk dalam keluarga Cisticolidae ini memiliki body yang ramping dan kecil,ukurannya sekitar 13cm.Tubuhnya berwarna hijau ke abu-abuan,leher hingga dada berwarna putih dan perutnya berwarna kuning.Dan ciri khasnya adalah pada sayapnya,yakni terdapat dua garis putih.

Diantara Burung Prenjak atau Ciblek yang lain,atau lihat di sini Beberapa jenis burung ciblek yang populer Burung inilah yang paling unggul di antara saudara-saudaranya,sehingga harganya pun lebih mahal dari jenis lainnya.


Ciri-ciri burung Ciblek jantan dan yang betina:
Burung Ciblek jantan
  • Warna paruhnya secara keseluruhan berwarna hitam atau gelap.Adapun yang masih usia muda,pada paruh yang bawah,warnanya putih akan tetapi bagian ujung parihnya berwarna hitam.
  • Tubuhnya lebih besar dari betina.
  • Warna bulu terlihat lebih gelap atau tua.
  • Ekornya lebih panjang dari betina.
  • Mental tarungnya sangat tinggi saat melihat burung sejenis.










Burung Ciblek betina
  • Warna paruh pada bagian bawahnya berwarna putih.
  • Tubuhnya lebih kecil dari yang jantan.
  • Warna bulu lebih muda dan kontras.
  • Suaranya monoton dan biasanya cuma mengiringi suara burung jantan.
  • Ada alis berwarna putih di atas matanya.